SMPN 1 Papar yang telah membentuk barisan dengan apik, siap menyambut kedatangan para peserta Ekspedisi Brantas 3 pada spot kedua, yaitu pada jembatan Papar, desa Keludan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, yang berjarak lebih kurang dua kilometer dari start acara. Tak mau ketinggalan juga, SMPN 2 Kertosono menyambut kedatangan peserta di finish acara, yang bertempat di Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Mereka datang dengan membawa bendara yang telah mereka siapkan sebelumnya. Bendera yang mereka bawa, akan dipergunakan untuk menyambut kedatangan semua rombomgan yang telah menempuh perjalanan melalui sungai Brantas. Dengan melambai-lambaikan bendera serta teriakan semangat, SMPN 2 Kertosono dapat meramaikan suasana pada siang hari itu.
Dengan bersuka cita, para siswa SMP ini memberi dukungan penuh pada acara Ekspedisi Brantas 3 kali ini. Antusias mereka yang bersorak ria di alam terbuka yang panas, menunjukan sikap kepedulian mereka terhadap acara ini dan lingkungan, khususnya sungai Brantas. Jumlah siswa yang tidak sedikit membuat para guru pembimbing dengan sigap memberi arahan pada para siswanya. Hal tersebut terlihat pada saat guru pembimbing SMPN 1 Papar yang terlihat sibuk berlari kesana-sini untuk mengkoordinir murid mereka. Hal serupa juga tampak pada saat guru-guru SMPN 2 Kertosono yang mengatur posisi siswa-siswinya sebelum peserta dan rombongan Ekspedisi Brantas datang.
Rute yang cukup panjang bagi para rombongan perahu, membuat para siswa SMPN 1 Papar dan SMPN 2 Kertosono harus datang lebih awal, guna mempersiapkan diri. Sehingga pada saat penyambutan dapat berjalan dengan baik. Rata-rata siswa SMP yang turut berpartisipasi dalam acara kali ini mengaku dirinya terkesan dan akan mendukung penuh dengan adanya acara peduli lingkungan seperti Ekspedisi Brantas. Selain itu kebanyakan siswa juga akan memberikan waktunya untuk berpartisipasi kembali dalam acara-acara peduli lingkungan yang akan datang. Dimana selain melepas tujuh puluh ribu bibit ikan, penanaman pohon serta pembagian bibit sengon, Ekspedisi Brantas kali ini juga dapat dijadikan jembatan untuk memberikan kesadaran pada seluruh masyarakat bahwa lingkungan kita akan indah apabila kita berusaha untuk mengindahkannya, bukan malah merampas keindahannya. (tim)
