Posted by Aditya Eka
-
KEDIRI - Upaya yang dilakukan Pemkab Kediri bersama para sponsor patut diacungi jempol. Pasalnya, dengan diadakannya Ekspedisi Brantas 3 yang diselenggarakan pada hari Kamis (20/12), dapat disimpulkan bahwa sungai Brantas tetap menjadi objek yang selalu diperhatikan perkembangannya. Terbukti, dari tahun ke tahun sungai ini selalu menunjukan perubahan positifnya. Untuk kali ini, sungai Brantas memiliki kadar air netral (pH 7). Selain itu juga, pemandangan air sungai sendiri sudah membaik. Dalam rangka menjaga kelestarian alam dan penghijauan, salah satu agenda pada hari itu adalah pembagian bibit pohon sengon. 5 bibit pohon secara simbolis diberikan kepada 5 siswa dari SMPN 2 Kertosono. Untuk yang pertama, bibit pohon diberikan oleh Ibu Haryanti, selaku Bupati Kediri. Lalu dilanjutkan oleh bapak KH. Abdul Wachid Badrus, selaku wakil bupati Nganjuk.
Rencananya, kelima bibit sengon yang telah diberikan akan ditanam di sekolah. Para siswa yang mendapat kesempatan untuk menerina bibit sengon mengatakan bahwa mereka bangga dapat menerima bibit sengon yang secara langsung diserahkan oleh para petinggi daerah setempat. Pembagian dan penanaman bibit tanaman tersebut difungsikan sebagai penyeimbang lingkungan. Dimana keadaan sungai yang baik, dapat didukung oleh lingkungan yang asri.
Sungai Brantas merupakan sungai yang bermanfaat bagi bagi warga disekitarnya. Terlebih lagi sebagai salah satu sumber penambangan pasir. Hal tersebutlah yang harus diperhatikan. Seperti yang ditegaskan wakil bupati Nganjuk pada pidatonya, bahwa pada sepanjang sungai Brantas, beliau menemukan beberapa penambang pasir, walaupun tidak sebanyak dulu, beliau berharap agar para penambang pasir dapat menjaga lingkungan sungai dengan baik.
(tim)