Antusias warga Kediri yang ada di lokasi start, serta warga Nganjuk yang ada di finish, tidak pernah surut memberikan semangat dan dukungan kepada rombongan ekspedisi, hal ini menambah motivasi dan rasa haru tersendiri bagi tim ekspedisi. Tidak sedikit warga yang menunggu dan melihat dari dekat, acara ekspedisi tersebut. Terik matahari yang menyengat dan cuaca yang panas, tidak menghalangi semangat mereka untuk menyaksikan dan memberikan dukungan kepada rombongan. Nekatnya, ada beberapa warga yang berani melihat dari atas, di Jembatan Kertosono. Mereka tidak merasa takut berada di jembtan yang lumayan tinggi. Keinginan untuk melihat rombongan Bupati Kediri dan Wakil Bupati Nganjuk dalam Ekspedisi Brantas tersebut, yang membuat keberanian mereka muncul.
Kegiatan Ekspedisi Brantas 3 Radar Kediri, diadakan oleh Pemkab Kediri dan Pemkab Nganjuk. Dan telah berlangsung pada hari Kamis (20/12) yang lalu. Kedua daerah telah berkomitmen menjalin kerjasama untuk saling menjaga kelestarian Sungai Brantas. Tidak hanya warga yang turut mendukung kemeriahan ekspedisi. Ratusan pelajar SMP juga ikut ambil bagian dalam memberikan semangat bagi rombongan. Seperti siswa-siswi SMPN 1 Papar yang menyambut rombongan di lokasi pembangunan Jembatan Papar-Kelutan. Kemudian siswa-siswi SMPN 2 Kertosono yang menyambut rombongan di lokasi finish. Mereka dengan membawa bendera Merah Putih, dan melambai-lambaikannya ketika rombongan datang. Di bawah terik matahari yang cukup panas, semangat dan kegembiraan tetap terpancar dari raut mereka.
Tidak hanya warga dan pelajar SMPN 1 Papar maupun SMPN 2 Kertosono yang turut memerihakan kegiatan Ekspedisi Brantas. Ada pula peserta lomba Jurnalis dan Fotografer Ekspedisi Brantas 3. Para peserta lomba berasal dari berbagai sekolah. Mereka berlomba-lomba memburu berita dan gambar. Dengan mengikuti rangkaian acara mulai pembukaan, yang berada di lokasi start hingga penutupan di lokasi finish. Peserta terlihat bersemangat untuk mengejar moment-moment menarik, mencari informasi, data dan fakta sebanyak-banyaknya. Tidak nampak rasa lelah yang terpancar dari wajah mereka, malah sebaliknya, senang, dan tertantang. Seperti yang dituturkan Fransiska, siswi SMAN 2 Nganjuk. “Lomba ini seru sekali, karena baru pertama kali saya mengikuti. Jadi, saya merasa senang, penasaran dengan apa-apa saja yang ada di Ekspedisi Brantas,” katanya. (ajg/cel)